Sidang Tahunan ADB ke-42 akan Diadakan di Bali
Indonesia akan jadi Tuan rumah penyelenggaraan Annual Meeting Asian Development Bank (ADB) ke-42. Agenda meeting ini rencananya akan diadakan di Bali tanggal 2 - 5 Mei 2009 di Bali International Convention Center Nusa Dua.
Terus apa pentingnya international meeting ini bagi negara kita?
Ternyata Indonesia masuk dalam 6 negara pemilik saham terbesar di ADB setelah Jepang, India, Cina, Australia, dan Amerika Serikat.
Kenapa Indonesia demikian serius sampai menaruh saham besar di sini? Karena ADB benar-benar sangat bermanfaat buat Indonesia dibandingkan dengan organisasi yang lain kayak IMF, World Bank, OECD, dll. Ups.. Bukan berarti yang lain tidak bermanfaat lho!
Apa sih keunggulan ADB ini?
- Ternyata, ADB ini merupakan organisasi yang paling intensif membantu Indonesia di saat sedang kesusahan di era krisis 97-an. Dengan sekuat tenaga memberikan pencerahan terhadap solusi krisis termasuk menempatkan Technical Assistant atau konsultan di Indonesia.
- ADB juga yang paling terbuka mendengarkan keluhan keadaan ekonomi Indonesia serta tak segan-segan memberikan kursus pelatihan khusus mengenai Sistem Pemantauan Dini (Early Warning Sistem / EWS) tiap tahun hingga sekarang.
- ADB juga yang paling responsif melakukan kolaborasi dan melakukan survey khusus indikator perekonomian serta berkolaborasi merumuskan model dan formula EWS yang paling cocok untuk Indonesia.
- ADB juga organisasi yang paling mampu menyatukan antara negara maju dengan negara berkembang di kawasan Asia Pasifik.
Agenda Pertemuan
Pertemuan atau sidang tersebut akan difokuskan pada ketahanan pangan dan energi, investasi dan perdagangan. Selain itu juga sebagai ajang promosi pariwisata Indonesia. Terus kemungkinan sidang akan dibagi dalam 2 babak, yakni pertemuan pendahuluan tanggal 2 - 3 Mei dan pertemuan inti tanggal 4 - 5 Mei. Dan jumlah peserta plus personil lain (kayak media luar, keamanan, dll) bisa mencapai ribuan orang.
Pembiayaan
Di saat tahun 2009 diadakan pemilu dan dalam upaya sedang giat-giatnya penghematan, apakah para meeting planners tetap akan mengadakan sidang tahunan ADB ini di tahun 2009? Terus ibarat orang ekonom bilang, bagaimana dengan beban APBN?
Nah inilah cerdiknya orang kita. Indonesia tidak mau membiayai sendiri world meeting ini. Biayanya nanti sebagian akan ditanggung oleh ADB plus juga akan ditanggung oleh pihak sponsor. Nah kalau gini caranya, bisa-bisa pemerintah malah untung nih.. hehehe.. Ternyata cerdas juga pemikiran Indonesia.. Salut dech..
Sumber : WongSinting